Dubber Shizuka di Serial Doraemon Meninggal Dunia

AniManga

Siapa yang tidak tau anime Doraemon. Anime ini menjadi anime favorit dari anak generasi 90-an. Kepopuleran dari serial ini tidak terlepas dari jasa para seiyuu atau pengisi suara bahasa Indonesia yang juga mirip dengan versi Jepangnya.

Adalah Prabawati Sukarta, pengisi suara pertama karakter Shizuka di anime Doraemon saat serial ini mulai tayang di pertelevisian Indonesia. Dirinya menjadi dubber utama Shizuka versi Indonesia hingga akhirnya digantikan pada tahun 2006 oleh Nurul Ulfah.

Sayang, beberapa waktu lalu tersiar kabar duka mengenai Prabawati Sukarta, ia dinyatakan telah meninggal di kediamannya di Bekasi diumurnya yang ke-63 tahun. Dilansir dari Kumparan, kabar ini pertama kali didengar dari Santosa Amin. Santosa Amin sendiri juga seorang dubber di serial Doraemon, yang juga mengisi suara Suneo.

 

View this post on Instagram

 

Dubber “Shizuka” Prabawati Sukarta Dalam Serial Dora Emon Meninggal Dunia. Innalillahi wa innailaihirojiun. Kabar duka datang dari keluarga besar Radio Republik Indoneisa (RRI). Salah satu penyiar RRI era 1980an bernama Prabawati Sukarta meninggal dunia. Kabar duka ini pertama kali disampaikan melalui sang anak, Ady Aiman. Prabawati Sukarta dikabarkan tutup usia pada Senin (15/6/2020) malam. Prabawati Sukarta merupakan mantan penyiar pada RRI Jakarta. Ia juga sebagai salah satu pengisi suara (dubber) tokoh kartun, Shizuka pada film serial Doraemon. Pengisi suara Shizuka pernah mengalami 4 kali pergantian. Dubber pertama kali adalah Prabawati Sukarta, kemudian pada tahun 2006 diganti oleh Nurul Ulfah hingga tahun 2008. Kemudian digantikan @risa_chandra atau Merysha Chandra. Setelah itu baru diganti oleh Jessy Milianty hingga saat ini. Tetapi dalam film Doraemon “Stand By Me”, suara Shizuka diisi oleh Nurul Ulfah. Keluarga besar Indonesian Voice Talent turut berduka cita atas meninggalnya Prabawati Sukarta. Semoga almarhumah husnul khotimah. . . . #indonesianvoicetalent #dubber #jualsuara #ivot #pengisisuara #voiceover #betadine #masker #voiceoverindonesia #voiceoverindonesia #voiceovertalent #voicetalent

A post shared by INDONESIAN VOICE TALENT (@indonesianvoicetalent) on

Tentu saja banyak yang merasa kehilangan ibu Prabawati Sukarta. Bukan hanya rekan kerjanya, namun para anak generasi 90-an masa kecilnya ditemani oleh beliau. Selamat jalan, ibu Selamat jalan Prabawati Sukarta.