Guility Gear Strive

Guility Gear Strive Terpaksa ditunda Hingga Bulan Juni 2021

Game Konsol News PC

Guility Gear Strive baru saja meluncurkan versi open Beta kepada para pemainnya. Setelah meluncurkan versi uji coba ini pihak pengembang mengaku mendapatkan beragam penilaian dari para pemain. Tidak hanya penilaian positif, namun para pengembang juga di hujani dengan beragam kritik dan saran.

Game besutan Arc System Works ini direncanakan akan diluncurkan pada tanggal 9 April 2021. Namun saat ini beredar kabar bahwasanya game ini akan kembali ditunda untuk dirilis. Penundaan peluncuran sendiri bukanlah yang pertama kali bagi game ini, namun ini adalah penundaan yang keduanya setelah yang pertama pada akhir tahun 2020 silam.

Game ini sendiri direncakan akan dirilis pada konsol game Playstation 4, Playstation 5, serta juga akan dirilis untuk versi PC. Dengan sudah dibukanya tahapan open Beta para pengembang mengaku mendapatkan beragam masukan yang akan mereka gunakan sebaik mungkin untuk menciptakan game yang sempurna.

Benarkah Guility Gear Strive ditunda Lagi ?

Kabar penundaan perilisan game ini sendiri pertama kali mencuat setelah pihak pengembang membuat tweet di akun twitter resmi mereka. Dalam keterangannya para pengembang memutuskan untuk memindahkan jadwal perilisan game yang awalnya pada tanggal 9 April diganti menjadi tanggal 11 Juni 2021.

Sumber Twitter ArcSystemWorksU

Dari postingan twitter Arc System kita diberitahu mengenai alasan kenapa jadwal perilisan kembali ditunda. Para pengembang cukup antusias dengan beragam masukan dari para pemain yang telah mencoba versi open Beta. Pihak pengembang berencana untuk membuat game sebaik mungkin agar para pemain mendapatkan pengalaman bermain yang baik.

Sementara itu merujuk kepada data dari versi open Beta, Arc System mengatakan mereka melihat ada beberapa masalah dalam game yang harus diselesaikan. Beberapa masalah seperti kinerja sistem yang masih belum stabil serta beberapa masalah pada lobbi online didalam game.

Dengan adanya beragam masalah ini membuat pihak developper mengambil waktu yang lebih banyak guna memperbaiki beberapa masalah pada game. Mereka mengusahakan bahwa game ini nantinya dapat dimainkan tanpa adanya gangguan sistem yang dapat merusak pengalaman bermain.