Inilah Distro Linux Gaming Terbaik yang Wajib Kalian Coba

Linux

Inilah Distro Linux Gaming Terbaik yang Wajib Kalian Coba. Seiring dengan perkembangan jaman, gaming di sistem operasi GNU/Linux bukan lagi hal yang mustahil. Pandangan tentang linux adalah terminal dengan background hitam dan pengoperasian yang serba ribet karena harus mengetik perintahnya di terminal mulai terkikis karena saat ini mulai banyak varian distro linux desktop dengan berbagai desktop environment ataupun windows manager. Distro yang dikhususkan untuk para gamer pun bermunculan, dan kali ini kita akan membahas distro tersebut.

SteamOS

SteamOS adalah distro linux turunan Debian yang dikembangkan oleh perusahaan pemilik Steam yakni Valve. Distro ini memang ditujukan agar kita bisa menjalankan game game dari Steam Store di Linux.

Game Drift Linux

Distro satu ini juga layak dicoba. Game Drift Linux adalah distro turunan Ubuntu yang sudah dioptimasi agar bisa menjalankan game-game populer di Windows maupun Linux.

Distro ini juga memiliki Game Store sendiri yang menyediakan bermacam-macam game open source maupun berbayar. Untuk menjalankan game Windows, distro ini menggunakan teknologi CrossOver. Kalian bisa memainkan lebih dari 1200 game Windows di Game Drift Linux. Hanya saja CrossOver sendiri merupakan software berlisensi dan kalian harus membeli key untuk menggunakannya.

mGAMe

Jika kalian sudah familiar dengan Manjaro ataupun Arch Linux, dan ingin merasakan distro gaming turunan Manjaro maka mGAMe adalah pilihan yang tepat. mGAMe atau Manjaro Gaming adalah distro gaming yang merupakan turunan dari Manjaro. Distro ini sudah dilengkapi dengan Wine, Play on Linux, Lutris, Freeware Games, Minecraft, serta Steam Client.

Ubuntu GamePack

Distro turunan Ubuntu ini sudah dilengkapi dengan software Play on Linux, Wine, Steam, Lutris, dan beberapa aplikasi pendukung kegiatan gaming lainnya. Dan tentu saja OS Ubuntu GamePack ini sudah dioptimasi untuk gaming sehingga akan lebih optimal menjalankan game di OS ini daripada kita menginstall Wine di Ubuntu secara manual.