InnerSloth Kewalahan Among Us

InnerSloth Kewalahan Setelah Among Us Sukses Besar!

Game Konsol Mobile News PC

InnerSloth selaku developer Among Us merasa sangat kewalahan setelah game buatannya sukses besar.

Among Us telah menjadi salah satu game Indie terbaik saat ini. Game tersebut berhasil viral dan terkenal dalam jangka waktu yang sangat singkat. Selama pandemi tahun lalu, jumlah pemain dari game ini meningkat pesat mencapai 100 juta pemain di semua platform.

Dengan semua kesuksesan tersebut, InnerSloth tentunya terus bekerja keras untuk memberikan dukungan kepada game buatannya tersebut.

InnerSloth Merasa Kewalahan dengan Among Us

Meningkatnya jumlah pemain sejak pandemi tahun lalu telah membuat InnerSloth harus menyempurnakan Among Us agar para pemain terus mendapatkan pengamalan yang terbaik. Dibalik itu semua, developer dan para staff mengatakan mereka semua sangat kewalahan selama ini karena Among Us.

Hal itu langsung disampaikan oleh salah satu CEO InnerSloth, yaitu Amy Liu dalam wawancaranya di sebuah Channel Youtube. Dalam wawancara tersebut, ia mengatakan bahwa betapa lelahnya ia bersama dengan timnya untuk terus memberikan dukungan kepada game fitnah tersebut.

Apalagi saat ini keadaan masih sangat krisis akibat pandemi Covid-19 yang sempat membuat ia tertekan. Karena itu juga, Liu tidak bisa bertemu dengan teman dan keluarganya saat liburan. Selama liburan kemarin, ia menghabiskan waktunya sendirian di tengah kepenatan bekerja. Ia mengatakan, itu merupakan “waktu tersulit” untuk dirinya sendiri.

Tekanan Dari Ratusan Juta Pemain

InnerSloth Kewalahan Among Us
3 Kreator Among Us

Forrest Willard , selaku programmer Among Us, juga mengatakan hal yang sama seperti Liu. Ia mengatakan bahwa tekanan dari ratusan juta pemain untuk menyelesaikan pengerjaan game ini secara cepat merupakan sesuatu yang luar biasa untuk mereka.

Terus terang, ia mengatakan bahwa para penggemar tidak melihat para tim pengembang yang terdiri dari beberapa orang yang harus berjuang keras untuk menyelesaikan game tersebut. di sisi lain, mereka juga banyak mendapatkan komentar negatif dari berbagai media online.

Bahkan, Marcus Bromander, selaku desainer Innersloth, merupakan orang yang langsung mengalami komentar negatif tersebut lewat akun Social Media miliknya. Di luar itu semua, kewalahan sang developer dalam mengembangkan Among Us, sejatinya adalah bentuk komitmen mereka untuk memberikan yang terbaik kepada para gamer di seluruh dunia.

Gimana tanggapanmu sobat Gamerz mengenai hal ini, apa kalian merasa kewalahan juga saat memainkan game fitnah tersebut? Jangan lupa untuk terus mengikuti Gamezero.id agar kalian tidak ketinggalan berita menarik seputar dunia games, gadget, anime, manga, teknologi, movies, esports, dan lain-lain.