Mendekati Peringatan Pembakaran Studio KyoAni, Seorang Pria Ditangkap karena Mengancam Kodansha

AniManga News

Pada tanggal 17 Juli, hampir satu tahun sejak tragedi pembakaran Studio KyoAni, seorang pria ditangkap karena mengancam penerbit Kodansha. Seperti tersangka dalam kasus KyoAni, tersangka ini mengklaim bahwa perusahaan tersebut melakukan sesuatu yang tidak ia harapkan dengan novelnya.

Di KyoAni, tersangka pelaku pembakaran mengatakan bahwa novelnya dicuri. Sementara untuk kasus Kodansha alasannya agak berbeda: menurut Anime News Network, tersangka tampaknya marah karena pengiriman novelnya ditolak.

Tersangka dengan kasus Kodansha, seorang pria berusia 44 tahun, telah memposting sesuatu di Twitter tentang bagaimana ia ingin “menghancurkan kepala mereka dengan palu dan memotongnya dengan golok,” dan “pergi ke departemen editorial dan merobek serta melubangi mereka”.

Sekarang setelah dia ditangkap, tersangka mengatakan dia “tidak pernah bermaksud untuk melakukan ancaman”. Kodansha pertama kali mengetahui tentang tweet yang mengancam ini pada bulan Mei dan menghubungi polisi.

Kerja bagus pak polisi. Tentu kita semua tidak ingin tragedi mengerikan yang menimpa KyoAni terulang kembali.