Platinum Games Sempat Ditawari Akuisisi oleh Microsoft

News

Beberapa minggu yang lalu developer game Nier Automata yakni Platinum Games mengumumkan kerjasamanya dengan Tencent. Dengan adanya kerjasama ini Platinum berharap mereka bisa terus mengerjakan proyek original mereka serta merilisnya secara independen. Dalam beberapa tahun terakhir mereka memang “terpaksa” merilis game sesuai arahan publisher seperti Konami ataupun Nintendo.

Fakta lain terungkap ternyata sebelum memutuskan berkerjasama dengan Tencent, Platinum Games sempat ditawari akuisisi oleh raksasa Microsoft. Informasi ini didapatkan dari akun Twitter Brad Sams yang merupakan salah satu insider populer produk-produk Microsoft.

Nampaknya Platinum Games menolak tawaran akuisisi tersebut. Hal tersebut cukup masuk akal mengingat Microsoft dianggap mematikan proyek besar PG beberapa tahun silam yakni Scalebound. Selain itu, Xbox sendiri hanya populer di kalangan barat, sementara untuk wilayah Asia masih kalah populer dari Sony dan Nintendo.

Melihat meredupnya eksklusif Xbox pada generasi ini, Microsoft nampaknya tidak ingin mengulang kesalahan pada Xbox Series X. Hal itu dibuktikan dengan secara agresif pada tahun 2019 Microsoft telah mengakuisisi banyak sekali studio independen seperti Double Fine, Compulsion Games, Ninja Theory, Inxile Entertaiment, Obsidian Games dan Playground Games.