Pokemon Go

Pokemon GO Dapat Suntikan Dana, Bangun Metaverse Dunia Nyata. Apa yang akan Terjadi?

Feature Game News Reviews

Niantic selaku developer game Pokemon GO bersana Pikmin Bloom, mengumumkan bahwa telah menerima suntikan dana yang cukup besar dari Coatue. Diketahui angkanya mencapai sebesar USD 300 juta atau sekitar Rp 4,2 triliun.
Dikatakan bahwa mereka akan menggunakan dana tersebut, untuk berinvestasi ke dalam game dan sebuah aplikasi baru saat ini. Dan juga termasuk untuk mencapai visi mereka, membuat Real-World Metaverse.

“Niantic sedang mengembangkan platform Augmented Reality (AR), dengan mengacu pada peta dunia nyata berbentuk 3D. Di mana kami meyakini, hal tersebut akan memainkan peran penting dalam transisi komputasi berikutnya,” kata Matt Mazzeo, General partner Coatue,.

“Niantic sedang membangun platform untuk Augmented Reality AR berdasarkan pada peta 3D dunia nyata, yang kami yakini akan memainkan peran penting dalam transisi komputasi,” kata Matt Mazzeo, Mitra Umum di Coatue.

“Kami sangat antusias untuk bermitra dengan Niantic karena kami melihat infrastruktur ini mendukung metaverse untuk dunia nyata dan membantu memberi daya pada evolusi internet berikutnya.”

Dengan suntikan dana dari mitra Coatue, membuat nilai perusahaan yang didirikan oleh John Hanke ini meningkat. Bila kita kembali ke belakang pada awal 2019, angkanya hampir mencapai USD 4 miliar atau sekitar Rp 57 triliun. Namun saat ini jumlahnya kian meningkat pesat, hingga USD 9 miliar atau sekitar Rp 128 triliun.

“Ini memperlukan investasi bakat, teknologi dan imajinasi yang signifikan. Kami pun senang, Coatue ada dalam perjalanan ini bersama kami,” kata John Hanke, CEO dan Founder Niantic.

Awal bulan ini, Niantic meluncurkan platform Lightship, yang memungkinkan pengembang di seluruh dunia untuk mewujudkan visi mereka untuk augmented reality AR dan Real-World Metaverse. Lightship Platform adalah dasar untuk produk Niantic sendiri, dibangun di atas pengalaman bertahun-tahun mengembangkan dan menjalankan judul seperti Ingress Prime dan Pokémon GO.

Menurut mereka, hal ini merupakan kunci fondasi, agar terciptanya produk-produk Niantic, seperti Ingress, Pokemon GO, sampai yang baru saja rilis, Pikmin Bloom. Merupakan perangkat lunak lintas platform, yang dapat berjalan baik di perangkat Android maupun iOS.