Anime ‘Rikei ga Koi’ Season 2 Dipastikan Berlanjut. Sebuah Trailer Diungkap!

AniManga News Preview

Melalui situs rikekoi dan channel YouTube resmi yang dimiliki Comic Meteor Polaris telah mengunggah sebuah trailer untuk adaptasi anime televisi musim kedua dari manga yang ditulis oleh Alifred Yamamoto dengan judul lengkap Rikei ga Koi ni Ochita no de Shoumei shitemita atau Science Fell in Love, So I Tried to Prove It. Dalam trailer yang telah diunggah tersebut, diperlihatkan sedikit rekap dari season sebelumnya serta gambar yang diiringi dengan pengumuman produksi animasi yang rencananya akan tayang pada tahun 2022.

Rikei ga Koi ni Ochita no de Shoumei shitemita juga dikenal dengan judul pendek Rikekoi adalah serial manga komedi romantis yang ditulis oleh Alifred Yamamoto yang memulai serialisasi online lewat situs Flex Comix Meteor Comic sejak 2016 dan telah dikumpulkan dalam empat volume tonkouboun. Sebuah serial televisi anime musim pertama ditayangkan mulai 10 Januari 2020 hingga 13 Maret 2020 dengan 12 Episode.

Siyuu yang turut hadir dalam serial ini ialah:

  • Yuuma Uchida sebagai Shinya Yukimura
  • Sora Amamiya sebagai Ayame Himuro
  • Natsuko Hara sebagai Kotonoha Kanade
  • Nichika Omori sebagai Ena Ibarada
  • Jun Fukushima sebagai Kosuke Inukai
  • Ryotaro Okiayu sebagai Profesor Ikeda
  • Momo Asakura sebagai Rikekuma
Rikei ga Koi

Genre: Comedy, Romance, Seinen

Sinopsis:

Suatu hari, Ayame Himuro, seorang mahasiswi pascasarjana berbakat dalam sains di Universitas Saitama, mengaku suka kepada Shinya Yukimura. Tentu saja, tidak ada alasan untuk “suka” itu!. Sebagai jurusan sains dan teknik, Kalau tidak bisa membuktikan cinta secara teoritis, ia tidak bisa memutuskan, dan didiskualifikasi sebagai sains! Kemudian, dua orang dengan melibatkan anggota laboratorium “cinta” mulai percobaan bukti pada definisi!. Keduanya yang tidak memiliki pengalaman cinta tidak bisa tidak khawatir tentang apakah mereka benar-benar menyukai satu sama lain. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk menemukan “kondisi tertentu” dan menilai perasaan satu sama lain. Yukimura akan mengukur detak jantung secara kuantitatif dan mengukur detak jantung dengan melakukan “Kabedon” dan lain-lain. Tapi dapatkah mereka menemukan jawabannya?