Seberapa Dalamkah Dampak COVID-19 Terhadap Produksi Anime?

AniManga

COVID-19, pandemi yang disebabkan oleh virus corona baru ini membuat dunia selalu dipenuhi oleh kekhawatiran. Gejala seperti flu telah menyebabkan pergolakan ekonomi dan sosial besar-besaran di Cina, Korea Selatan, dan Italia. Situasinya berkembang pesat, kini beberapa tempat di Indonesia pun telah melakukan penutupan kota secara keseluruhan. jadi ya, ini masalah yang begitu besar tentunya. Jadi apakah COVID-19 berpengaruh terhadap beberapa studio yang memproduksi anime?

covid-19 anime

Untuk menjawab pertanyaan ini mari kita mulai dengan langkah-langkah penahanan Jepang sendiri. Pada 25 Februari, pemerintah meminta penangguhan semua pertemuan besar dan penutupan semua sekolah. Banyak perusahaan Jepang juga mengizinkan, mendorong, atau meminta pekerja mereka untuk bekerja dari rumah. Ini agar meminimalkan kontak orang-ke-orang yang mengurangi risiko penularan.

Sejumlah studio anime telah mengatakan kepada karyawan mereka untuk bekerja dari rumah. Banyak animator freelance sudah bekerja dari jarak jauh, jadi tidak ada banyak gangguan di sana. Namun, beberapa studio CG hanya memberikan karyawan akses ke perangkat lunak 3-D yang mahal pada komputer kantor mereka, sehingga bekerja dari rumah memerlukan pengaturan VPN (jaringan pribadi virtual) untuk memungkinkan mereka masuk ke komputer dari jarak jauh.

Beberapa studio memiliki metode/cara kerjanya masing-masing. Twin Engine ( Pet ) mengumumkan di depan umum bahwa mereka mengharuskan semua karyawan untuk bekerja dari rumah setelah salah satu pekerja mereka melaporkan bahwa ia ada melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi virus corona. Salah satu anime yang banyak di tunggu-tunggu oleh pengemar Re:Zero − Starting Life in Another World, terpaksa ditunda.

Virus ini benar benar buruk, bukan hanya menganggu ekonomi, sosial, dan beberapa perusahaan diluar sana, tetapi virus tersebut juga telah mempengaruhi garis bawah perusahaan anime.

Beberapa film perdana pun sempat harus di tunda. Untuk membuat keadaan menjadi lebih buruk, pameran dagang industri Anime Jepang dibatalkan seluruhnya. Itu bukan hanya pukulan bagi penggemar, tetapi juga bagi perusahaan yang mengandalkan pemasaran gelar baru mereka dan mengadakan pertemuan bisnis penting di konvensi.

Jadi intinya COVID-19 benar-benar memengaruhi produksi dan pemasaran anime, meskipun baru-baru ini informasi soal COVID-19 yang semakin parah semoga kalian yang diluar sana tetap menjaga diri baik baik.