Silent Hills

Silent Hills Dapat Menghantui Para Pemain, Bahkan Setelah Mereka Mematikan Gamenya Sekalipun

Feature News Preview

Setelah kesuksesan besar dari demo P.T, sepertinya Silent Hills berada di jalur untuk menjadi salah satu game horor terbesar yang pernah ada. Sayangnya, Konami membatalkan Silent Hills dan berpisah dengan sutradara Hideo Kojima, sehingga proyek itu sudah tertunda selama 5 tahun. Kali ini mereka memiliki informasi baru yang menunjukkan bahwa game ini akan memiliki mekanisme ARG (Augmented-Reality Game) yang sangat menakutkan.

Dilansir melalui GameRant, fitur tersebut memungkinkan pemain untuk memilih fitur-fitur khusus yang akan terus menghantui mereka bahkan ketika mereka tidak memainkan gamenya. Ini akan mencakup hal-hal seperti pemain yang menerima pesan teks, email, dan lainnya. Rupanya, fitur ini bahkan akan meluas ke smart light, yang menyebabkan lampu di rumah mereka berkedip dan mati secara acak.

Tidak hanya itu, ada fitur unik lainnya yang memaksa PS4 untuk mati secara tiba-tiba di waktu tertentu, dan masih banyak lagi sistem ARG yang game ingin terapkan.

Mendengar proyek tersebut telah batal sulit bagi Alanah Pearce untuk meyakinkan informasi yang ia dapatkan. Bahkan ia sendiri berpendapat 100% tidak yakin tentang proyek tersebut. Jadi ada kemungkinan besar bahwa fitur ARG ini hanya dibuat-buat oleh para fans yang kesal karena game favorite yang ingin dimainkannya terpaksa dibatalkan.