Tiga Animator Beberkan Buruknya Kondisi Pekerjaan di Mappa

AniManga

Kita tau bagaimana studio sebesar Mappa yang berani mengambil animasi Attack on Titan Final Season kemaren dengan waktu yang mepet. Diwaktu yang sama mereka juga saat itu sedang mengerjakan anime Jujutsu Kaisen. Ternyata dibalik performa mereka, ada kabar tak sedap mengenai karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut.

Setidaknya saat ini sudah ada tiga animator yang membeberkan buruknya kondisi kerja di Mappa, termasuk gaji yang rendah!

Pada bulan Mei, seorang animator lepas mentweet bahwa mereka meninggalkan MAPPA karena kondisi “seperti pabrik”. Mereka mengkritik keputusan MAPPA untuk mengerjakan empat pertunjukan pada saat yang sama alih-alih melatih timnya dengan benar sehingga tidak perlu ada banyaknya koreksi, dan berkata, “Sejauh yang saya tahu, sekitar 80% karyawan memiliki keluhan serupa di waktu.”

Hari ini, Animator Ippei Ichii membuka tentang masalah nominal di Twitter, mengklaim bahwa animator ditawari harga terendah untuk produksi anime Netflix yang dibuat di MAPPA. Tweet-nya diterjemahkan sebagai berikut:

“Rupanya, seorang produser yang mengerjakan anime Netflix yang dibuat di MAPPA menyarankan untuk membayar 3.800 yen (US$34) per cut. Anggaran untuk serial TV antara 3.800 hingga 7.000 yen, jadi jika Anda menerima tawaran itu, harga unit untuk animator akan turun. Perhatian: Jika Anda ditanya, saya pikir yang terbaik adalah bernegosiasi dengan harga 15.000 yen (US$134) atau lebih.”

Pada tanggal 28 Juni, animator lain men-tweet bahwa dia tidak mengambil pekerjaan itu karena tarif rendah. Meski tidak menyebutkan studionya, namun yang jelas sang animator sedang membicarakan Mappa. Dia men-tweet:

“Ketika saya mengambil pekerjaan untuk berpartisipasi dalam produksi film animasi untuk sebuah studio yang merilis video promosi yang sangat populer baru-baru ini, saya terkejut ketika mengetahui bahwa biaya per framenya adalah 250 yen (sekitar $2). Ini adalah gaji yang benar-benar mengerikan untuk sebuah produksi film, yang menuntut tingkat kehati-hatian yang lebih tinggi dalam proses pembuatannya. Saya benar-benar merasa stres diliputi oleh perasaan putus asa dan marah.”

Kasihan juga ya. Maka dari itu, bagi para fans anime tolong hargai mereka ya dengan cara menonton lewat website resmi. Diusahakan untuk mengurangi tontonan anime bajakan.